Blog Akuntansi Biaya

Mari Belajar Akuntansi Biaya

Neraca Lajur Perusahaan Industri

Pada pengunaan sistem periodik / fisik penggunaan neraca lajur di perusahaan industri sedikit berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, perbedaan utama terletak pada jumlah kolom dimana pada neraca lajur non industri terdapat sepuluh kolom sedangkan pada perusahaan industri tedapat duabelas kolom. Kolom yang membedakan tersebut adalah adanya kolom harga pokok produksi sebelum kolom rugi laba. Kolom tersebut berguna untuk menampung biaya produksi selama periode akuntansi, sehingga memudahkan untuk menghitung harga pokok produksi pada akhir periode akuntansi. Kolom-kolom dalam neraca lajur perusahaan industri terdiri dari :

  • Neraca saldo
  • Kolom penyesuaian
  • Neraca saldo setelah penyesuaian
  • Harga pokok produksi
  • Perhitungan rugi laba, dan
  • Neraca

Cara pengisian neraca lajur pada perusahaan industri tidak jauh berbeda dengan perusahaan non industi, sedikit berbeda pada pengisian harga pokok produksi dengan cara :

  1. Pada bagian debet, diisi dengan:
    • Persediaan awal bahan baku melalui jurnal penyesuaian
    • Pembelian bahan baku
    • Biaya angkut pembelian bahan baku
    • Persediaan awal barang dalam proses melalui jurnal penyesuaian
    • Biaya tenaga kerja langsung, dan
    • Biaya-biaya produksi tidak langsung (BOP)
  2. Sedangkan pada kolom kredit diisi dengan :
    • Persediaan akhir bahan baku melalui jurnal penyesuaian
    • Retur pembelian bahan baku
    • Potongan pembelian bahan baku
    • Persediaan akhir bahan dalam proses melalui jurnal penyesuaian

Perkiraan biaya yang tidak termasuk kedalam biaya produksi dimasukan kedalam kolom rugi laba seperti biaya administrasi dan umum serta biaya pemasaran.

Berikut adalah contoh bentuk neraca lajur perusahaan industri

Categories: Akuntansi Industri
 
[...] : http://akuntansibiaya.web.id/2011/12/neraca-lajur-perusahaan-industri/ Posts Related to Neraca Lajur Perusahaan IndustriUnsur Рunsur Biaya Dalam IndustriSesuai [...]